Categories
Parenting

Anak Sering Batuk

Anak saya yang pertama, dulu sampai usia 14 bulan sering terkena batuk dan batuknya se perti orang asma. Batuk itu berdahak dan selalu hilang-muncul. Setelah usia 2 tahun (sekarang anak saya 3 tahun), batuknya tidak seperti itu lagi, bahkan dapat dikatakan sudah hilang (tidak pernah batuk). Anehnya, anak saya yang kedua (sekarang 6 bulan) mengalami hal yang sama seperti kakaknya. Apakah semua ini normal, terjadi pada anak usia di bawah 1 tahun? Mohon jawaban dokter rifan. Terima kasih. Tetty mardiana – lombok

Baca juga : tes toefl Jakarta

Batuk pada usia muda/bayi kecil dapat disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya sering mendapat infeksi saluran napas akut (ISPA) berulang akibat tertular dari orangorang sekitarnya atau akibat aliran balik isi lambung ke atas/tenggorokan (reO uks gastroesofageal) yang sering kali merupakan kondisi normal pada bayi. Faktor alergi termasuk terpapar oleh asap rokok, obat nyamuk, juga bisa menjadi penyebab. Apabila terdapat riwayat alergi yang di derita oleh ayah dan/atau ibunya, maka batuk yang diderita kedua anak Ibu dapat saja disebabkan oleh faktor alergi.

Lewat permainan ini, bayi secara tak langsung disiapkan agar bisa merangkak. CARA BERMAIN 1. Tengkurapkan si kecil. 2. Letakkan tangan Mama di telapak ka kinya. 3. Ketika merasakan tangan Mama, si kecil akan berusaha untuk maju ke depan dengan mendorong . 4. Jika si kecil tidak merespons, cobalah berikan dorongan halus agar dia ter gerak untuk merangkak. 5. Sementara mendorong pelan, ucapkanlah sajak berikut ini atau pilihlah lagu dengan syair yang sesuai.

KECERDASAN YANG DIKEMBANGKAN

n KECERDASAN KINESTETIK-JASMANI Permainan ini sangat baik untuk otot kaki dan pinggul bayi. Kekuatan otot pinggul sangat baik untuk kemampuan merangkaknya kelak. Koordinasi kaki dan tangannya juga semakin terasah. Sebuah hasil riset otak membuktikan, keterampilan motorik yang berulang terus-me nerus menguatkan sirkuit neu tral yang berasal dari wilayah berpikir otak ke wilayah motorik dan keluar-masuk saraf yang menggerakkan otot. Se makin sering dilatih maka semakin siaplah si bayi untuk melanjutkan ke tahapan perkembangan motorik selanjutnya.

n KECERDASAN INTERPERSONAL Ikatan kasih orangtua dan bayi sangat membantu untuk membangun keper cayaan. Kepercayaan ini sangat berguna saat bayi membangun relasi sosi al di lingkungannya. Bayi tidak segan untuk mengeksplorasi lingkungannya.

n KECERDASAN MUSIKAL & LINGUISTIK/BAHASA Melalui sajak/lagu yang orangtua lan tunkan, si kecil belajar mengenal ane ka kosakata, intonasi suara, tinggi rendahnya suara, dan lain-lain. n KECERDASAN RUANG (VISUAL-SPASIAL) Setelah bayi bisa merangkak, dengan banyak bergerak dari satu tempat ke tempat lain, bayi belajar mengenal ruang dan jarak aman baginya. Bayi belajar untuk “memetakan” ruangan tempat ia berada.

Sumber : pascal-edu.com