Categories
News

Ini 5 Efek Samping Cuka Apel dan Tips Mengkonsumsinya

Cuka apel yang merupakan fermentasi buah apel dikenal sebagai bahan tambahan dalam masakan. Selain itu, cuka apel juga dapat digunakan untuk merawat kesehatan tubuh dan kecantikan.

Awas, Inilah 5 Efek Samping Cuka Apel

 

Cuka apel sering dimanfaatkan sebagai bahan yang dapat mengoptimalkan pembakaran lemak dalam proses menurunkan berat badan, menormalkan kadar gula di dalam darah yang terlalu tinggi, membantu peningkatan sensitivitas insulin, dan beberapa fungsi kesehatan lainnya.

Akan tetapi, ternyata ada beberapa efek samping cuka apel yang harus diperhatikan.

Berikut ini merupakan uraian mengenai efek samping cuka apel dan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengonsumsi cuka apel secara sehat.

1. Melambatkan Pencernaan Makanan

Dalam manfaat positifnya, cuka sari apel akan dapat membantu mencegah lonjakkan gula darah, yaitu dengan cara memperlambat penyerapan makanan. Dengan arti lain, makanan menjadi lebih lambat masuk ke organ-organ pencernaan atau menjadi lebih lama di dalam perut.

2. Sakit Tenggorokkan dan Mual

Meskipun jarang terjadi, namun keasaman cuka apel dapat membuat seseorang mengalami sakit tenggorokkan dan merasa mual. Hal ini terutama terjadi pada orang-orang yang mengalami masalah perut.

Untuk menghindari hal ini, konsumsi cuka apel dengan campuran air yang cukup supaya tidak merusak enamel.

3. Pengikisan Gigi

Secara perkiraan logis, keasaman cuka memang akan berpengaruh pada lapisan gigi. Cuka apel dapat mengikis lapisan enamel pada gigi sehingga akan lebih mudah untuk dilubangi bakteri apabila dikonsumsi secara sering.

Tanda-tanda bahwa cuka apel bereaksi pada gigi adalah berubahnya warna gigi menjadi kekuning-kuningan. Selain itu, gigi menjadi lebih sensitif.

4. Menurunkan Kadar Potasium dan Mineral dalam Tulang

Mengonsumsi cuka apel akan membuat tubuh lebih banyak mengeluarkan potasium untuk mencernanya. Efek samping cuka apel ini akan membuat tubuh menjadi lebih mudah kelelahan.

Selain itu, beberapa masalah tubuh lain seperti sembelit, detak jantung menjadi tidak teratur, dan gangguan otot juga mungkin akan timbul.

5. Kekurangan Kadar Gula Darah

Cuka apel memang dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah bagi seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi. Namun, bagi seseorang yang memiliki kadar gula darah normal, hal ini merupakan salah satu efek samping cuka apel.

Kekurangan kadar gula darah karena terlalu banyak mengonsumsi cuka apel ini dapat menyebabkan hipoglemia, mengganggu gula darah ke otak, membuat hilang kesadaran, hingga menyebabkan koma.

 

5 Mengonsumsi Cuka Apel Secara Aman

Meskipun memiliki efek samping, cuka apel masih tetap baik dijadikan pilihan sebagai bahan tambahan dalam makanan. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan supaya kita tidak menerima efek samping cuka apel.

 

1. Konsumsi maksimal 2 sendok makan cuka apel atau tidak lebih dari 30 ml setiap harinya. Hal ini juga memperhatikan keadaan tubuh masing-masing orang. Jangan pula mengonsumsi terlalu rutin.

 

2. Konsumsi cuka apel dengan cara tidak menyentuhkan langsung pada gigi. Misalnya, gunakan sedotan. Sebelum mengonsumsi cuka apel, baik juga untuk meminuma air mineral terlabih dahulu.

 

3. Gunakan pengencer untuk cuka apel, bisa dengan air mineral biasa. Hal ini akan mengurangi konsentrasi saat terkena rongga mulut atau pun kerongkongan.

 

4. Selalu bilas dengan berkumur seletelah mengonsumsi cuka apel. Cuka apel yang tertinggal di dinding rongga mulut dan sela-sela gigi akan membuat efek samping bekerja.

 

5. Bagi seseorang yang memiliki gastroparesis, hanya dapat mengonsumsi cuka apel sebanyak satu sendok teh dalam sehari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *