Categories
Rumah

Cara Mengaplikasikan Cat Kayu untuk Furnitur di Rumah

Inovasi terkini di bidang cat kayu memungkinkan Anda mengecat furnitur, kusen, pintu, atau daun jendela di dalam ruang tanpa perlu takut keracunan dan bau yang tidak nyaman. Anda memiliki furnitur kayu mentah dan berencana untuk mengecatnya. Ini dia tahapannya.

Furnitur Baru

1. Ampelas seluruh permukaan kayu dengan menggunakan ampelas no. 150. Pengampelasan harus dilakukan searah dengan serat kayu. 2. Bersihkan serbuk bekas pengampelasan dengan menggunakan kain ball serta pastikan debu dan kotoran tidak ada yang menempel di permukaan kayu.

Baca juga : “ Jual Genset Semarang

3. Lapisi permukaan kayu dengan menggunakan Gum Sealer sebanyak 2 lapis untuk mencegah mencegah getah kayu keluar, sehingga warna furnitur tidak berbercak di kemudian hari. Diamkan 30—60 menit agar Gum Sealer meresap ke dalam kayu dan menempel sempurna. 4. Pilih warna kayu (Petalac Aqua Wood Stain) sesuai dengan yang Anda inginkan. Anda bisa memilih warna tua, muda, atau natural.

5. Lakukan proses pewarnaan kayu dengan menggunakan kuas busa agar hasilnya rata. Diamkan cat selama 2 menit, lalu lap cat dalam kondisi belum kering agar pewarnaan merata. Setelah itu, keringkan selama 30—60 menit. 6. Lakukan proses pengecatan dengan menggunakan Sanding Sealer untuk menutup pori-pori kayu. Bagi Anda yang ingin mengekspos urat kayu, tahap ini bisa dihilangkan. Semua tergantung dengan selera Anda.

7. Lakukan pengecatan akhir dengan menggunakan Top Coat. Cat ini tersedia dalam tampilan semi glossy, glossy, dan matt. Untuk hasil glossy maksimal, lakukan 2x pengecatan dengan jeda pengecatan selama 30 menit.

Furnitur Lama

Bagaimana mempercantik furnitur lama agar tampil baru? Tjahjadi mengungkapkan bahwa mengecat furnitur lama dan baru itu pada dasarnya sama saja. “Bedanya, hanya di proses awalnya saja,” ucap Tjahjadi. Ini dia tahapannya.

1. Kenali cat furnitur lama, apakah menggunakan cat water based (berbahan dasar air) atau solvent based (berbahan dasar minyak). Cara mengenalinya dengan meneteskan thinner di permukaan cat furnitur lama. Jika cat furnitur lama terasa lengket (larut) atau sama sekali tidak lengket (tidak larut) dapat dipastikan bahwa cat furnitur lama berbahan dasar minyak. Sedangkan apabila cat furnitur lama menjadi empuk setelah terkena thinner dan cat mudah terkelupas, kemungkinan cat lamanya berbahan dasar air.

2. Jika dulunya cat menggunakan solvent based, Anda wajib mengerok seluruh permukaan cat dengan menggunakan ampelas no.150 atau dengan menggunakan bantuan bahan pengelupas cat (paint removing). Tujuannya, agar cat lama terbuang dan digantikan cat baru. Cat berbahan dasar minyak tidak bagus jika ditimpa ulang. Sementara, jika cat lama berbahan dasar air, Anda bisa menimpa cat lama dengan cat baru namun terlebih dulu permukaan furnitur lama diampelas dengan ampelas no.400. 3. Anda bisa melakukan tahapan yang sama seperti aplikasi pada furnitur baru, dari tahap 2 hingga tahap 7.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *